Humas IAIN Parepare – Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare sukses menggelar Yudisium bagi 91 mahasiswa Program Magister di Balai Seni dan Budaya IAIN Parepare, Kamis (22/01/2026). Prosesi ini menandai sahnya para mahasiswa menyandang gelar Magister sebelum memasuki prosesi wisuda mendatang.
Pelaksanaan yudisium kali ini digelar secara hybrid, mengombinasikan kehadiran luring di lokasi dan daring melalui aplikasi Zoom Meeting guna memfasilitasi peserta yang berhalangan hadir secara fisik.
Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, H. Islamul Haq, dalam sambutannya memberikan ucapan selamat yang hangat kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa yudisium adalah titik kulminasi dari ketekunan dan komitmen mahasiswa selama menempuh studi di jenjang magister yang penuh tantangan.
"Saya sering mengibaratkan yudisium itu adalah akadnya, sedangkan walimahnya nanti adalah wisuda. Artinya, saat dinyatakan lulus yudisium hari ini, secara akademik kalian telah sah menjadi alumni Magister IAIN Parepare," tegas Islamul Haq.
Ia juga menambahkan bahwa meraih gelar magister di era sekarang memiliki nilai strategis yang tinggi, meski prosesnya menuntut niat dan konsistensi yang luar biasa.

Yudisium kali ini terasa istimewa karena merupakan agenda terakhir bagi Islamul Haq di penghujung masa jabatannya sebagai Direktur Pascasarjana. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan warisan prestasi yang berhasil diraih selama kepemimpinannya, terutama dalam hal mutu institusi.
Di bawah kepemimpinan H. Islamul Haq, Program Pascasarjana IAIN Parepare mencatatkan transformasi mutu yang signifikan, di mana dari enam program studi magister yang dikelola, kini telah berhasil meraih predikat akreditasi Unggul dan Baik Sekali.
"Alhamdulillah, Pascasarjana mengalami banyak peningkatan. Saat ini hanya tersisa dua prodi yang berstatus 'Baik Sekali, sementara lainnya sudah 'Unggul'. Ini semua berkat kerja keras kolektif tim Pascasarjana," ungkapnya.
Peningkatan kualitas institusi ini juga berbanding lurus dengan produktivitas publikasi ilmiah yang meningkat melalui kolaborasi riset antara dosen dan mahasiswa, sekaligus mencerminkan terciptanya sistem pelayanan akademik yang optimal serta soliditas tim internal Pascasarjana dalam mendukung keberhasilan studi mahasiswa.


Di tengah suasana khidmat, Islamul Haq, juga menyelipkan pesan yang mengundang tawa sekaligus menjadi pengingat penting bagi para peserta. Ia mengimbau mahasiswa untuk memperbanyak dokumentasi sebagai rekam jejak digital.
"Perbanyak dokumentasi foto. Tidak menutup kemungkinan di antara kalian nanti ada yang menjadi gubernur atau bupati. Jangan sampai ada yang meragukan ijazahnya nanti, salah satu bukti penguat keabsahannya adalah dokumentasi saat ini," ujarnya berkelakar yang disambut riuh tawa para peserta.
Yudisium ini kemudian ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan, memastikan seluruh rangkaian kegiatan baik luring maupun daring berjalan lancar hingga akhir.