Humas IAIN Parepare — Program Studi Manajemen Dakwah IAIN Parepare menggelar kegiatan Pelatihan Dai dan Pembuatan Konten Dakwah Digital pada 24–26 April 2026 di Gedung Balai Seni IAIN Parepare. Kegiatan ini diikuti mahasiswa semester 2 dan 4 sebagai upaya meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam bidang dakwah konvensional maupun digital.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta dibekali pengetahuan mengenai metode dan strategi berdakwah secara langsung maupun melalui media sosial. Pelatihan ini menghadirkan para dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare sebagai narasumber sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Adapun narasumber yang hadir yakni Dr. Suhardi, M.Sos.I dengan materi Skill Komunikasi dan Retorika Dakwah, Dr. Nurhikmah, M.Sos.I membawakan materi Etika dan Estetika Materi Dakwah, Dr. Muhammad Ismail, M.Th.I dengan materi Teknik Penulisan Bahan Dakwah Perspektif Al-Qur’an dan Hadis, serta Dr. Muh. Taufiq Syam, M.Sos membahas Dakwah Berbasis Media Digital.
Pada sesi akhir, seluruh peserta mengaplikasikan materi yang diperoleh melalui simulasi dakwah. Penampilan peserta dinilai oleh mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mubaligh Mahasiswa Manajemen Dakwah (FM-MD).

Ketua Program Studi Manajemen Dakwah IAIN Parepare, Dr. Muh. Taufiq Syam, M.Sos, yang juga menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan program lanjutan yang telah direncanakan sejak tahun 2025.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan komprehensif kepada mahasiswa terkait metode dan strategi dalam menyusun serta menyampaikan konten dakwah yang mengedepankan nilai-nilai moderasi beragama, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Mahasiswa Manajemen Dakwah diharapkan menjadi dai profesional dan garda terdepan dalam mewujudkan komitmen institusi memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus HMPS Manajemen Dakwah yang telah berkontribusi aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui pelaksanaan Pelatihan Dai dan Pembuatan Konten Dakwah Digital ini, Program Studi Manajemen Dakwah IAIN Parepare kembali menegaskan eksistensinya sebagai program studi pencetak dai yang mampu menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama sekaligus memiliki kecakapan digital.
Saat ini, Ketua Program Studi bersama pengurus HMPS Manajemen Dakwah juga tengah mempersiapkan kegiatan lanjutan berupa pengabdian kepada masyarakat melalui konsep pelatihan kader dai bagi masyarakat daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di wilayah Ajatappareng. (tj/lili)