Skip ke Konten

Dari Sampah ke Berkah: Mahasiswa KKN Mandiri IAIN Parepare Tuntaskan Misi Ekotelogi

9 April 2026 oleh
Humas IAIN Parepare

Humas IAIN Parepare--Selama 45 hari masa pengabdian, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 2026 IAIN Parepare di Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, yang dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret 2026, berhasil menunjukkan kontribusi nyata yang melampaui tugas akademik biasa. Para mahasiswa hadir bukan sekadar sebagai pelengkap kurikulum, melainkan sebagai penggerak perubahan masyarakat yang progresif.

Mengangkat tema besar Ekotelogi, program ini merupakan sebuah konsep yang menyelaraskan nilai spiritualitas dengan kelestarian alam. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Agama RI mengenai pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari iman, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat lokal.

 

Koordinator KKN Mandiri Kelurahan Labukkang, Ananda Yudytia, menegaskan bahwa menjaga ekologi adalah perwujudan nyata dari nilai keagamaan yang harus diimplementasikan secara konkret. "Melalui semangat Ekotelogi, kami ingin membuktikan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan bagian dari manifestasi iman," ujar Ananda.


Ia menambahkan fokus utama mereka adalah mengubah cara pandang warga terhadap limbah. "Fokus kami adalah mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah bukan lagi masalah, tetapi potensi 'berkah' yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi jika dikelola dengan inovasi kreatif," tambah Ananda Yudytia dalam penjelasannya.

 

Salah satu program unggulan yang menjadi bukti nyata implementasi tersebut adalah kerja sama strategis dengan Bank Sampah Kelurahan Labukkang. Mahasiswa tidak hanya membantu operasional bank sampah dari awal hingga akhir masa KKN, tetapi juga mempelopori inovasi kreatif untuk menekan volume limbah plastik yang kian meningkat.

Mahasiswa menginisiasi pembuatan keranjang belanja ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah gelas plastik. Inovasi ini mengubah pandangan masyarakat terhadap sampah dari sekadar kotoran menjadi barang bernilai ekonomi kreatif, sekaligus menjadi solusi konkret untuk mengurangi ketergantungan pada kantong plastik sekali pakai sesuai target global SDGs.

Kepedulian terhadap alam ini juga ditanamkan sejak dini melalui program edukasi di SDN 36 Parepare. Mahasiswa memberikan pemahaman mendalam mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik kepada siswa melalui metode interaktif menggunakan media tempat sampah mini yang dirancang khusus untuk menarik perhatian anak-anak.


Langkah edukatif ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk membangun karakter generasi muda yang mencintai lingkungan. Selain itu, semangat Ekotelogi senantiasa dihidupkan melalui kegiatan bakti sosial rutin setiap pekan di seluruh wilayah Rukun Warga (RW) yang mencakup pembersihan jalan, selokan, hingga pembersihan fasilitas ibadah.

Di samping fokus pada lingkungan, dampak positif KKN IAIN Parepare juga menyentuh sektor pendidikan. Mahasiswa menginisiasi program Atensi Mengajar serta edukasi anti-perundungan (stop bullying) untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan mental siswa di wilayah Labukkang.

Sementara di sektor ekonomi, pendampingan dilakukan bagi kelompok UMKM perikanan dalam mengoptimalkan teknologi digital. Mahasiswa membantu pemasaran produk abon ikan tuna atau "Bajabu" agar mampu menembus pasar digital yang lebih luas, sehingga memperkuat ketahanan ekonomi warga pasca-pandemi dan tantangan ekonomi global.

 

Lurah Labukkang, Hajrah, S.E. menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam atas dedikasi mahasiswa selama masa pengabdian.

  "Program yang dijalankan oleh adik-adik mahasiswa KKN ini memberikan dampak yang sangat nyata, mulai dari penanganan sampah hingga digitalisasi UMKM. Kami sangat mengapresiasi inovasi mereka yang sejalan dengan program pemerintah," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap agar kolaborasi ini terus berlanjut di masa depan. "Kami sangat merasakan manfaatnya dan berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, karena masyarakat benar-benar merasakan kehadiran IAIN Parepare di Kelurahan Labukkang sebagai agen perubahan yang nyata," pungkas Lurah Labukkang.

Kontributor : Nur Aeni K

Editor  ​: Hayana

di dalam Berita
IAIN Parepare Luluskan 1.252 Calon Mahasiswa Jalur SPAN-PTKIN, Pastikan IT Siap