Skip ke Konten

Dekan FEBI IAIN Parepare Mempersembahkan Inovasi Pariwisata Cerdas di Mataram

28 November 2025 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare —  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare yang dipimpin oleh Dekan FEBI, Prof. Muzdalifah Muhammadun,  bersama dua dosen FEBI serta mahasiswa, berhasil tampil pada The 4th International Conference on Finance, Business, and Banking (ICFBB) 2025 yang berlangsung di Lombok Astoria Hotel, Mataram, pada, Selasa-Kamis (25–27/11/2025).

Dalam konferensi internasional yang mengangkat tema besar “ Towards A Sustainable Future: Green Economy and Digitalization in Islamic Finance, Business, and Halal Tourism ,”  FEBI IAIN Parepare mempresentasikan artikel penelitian berjudul “ Building a Future Halal Tourism Model in the Takabonerate Atoll Area through the Synergy of Smart Tourism and Conservation .”

Penelitian tersebut disusun oleh tim kolaboratif yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, yaitu Muzdalifah Muhammadun, Andi Kiki Patmawati, Miftahul Farid, Sofyan Ahmad, serta dua mahasiswa, Siti Nuraisyah Safri dan Zulfikar. Tim ini bekerja bersama untuk merumuskan model pariwisata halal masa depan yang berlandaskan sinergi antara smart tourism dan konservasi lingkungan.

Artikel ini membahas pengembangan model pariwisata halal masa depan melalui integrasi smart tourism dengan konservasi lingkungan di kawasan Atol Takabonerate, salah satu kawasan laut paling potensial di Indonesia.

Dalam kesempatan presentasinya, Prof. Muzdalifah menegaskan bahwa pariwisata halal tidak hanya berbicara soal pelayanan yang sesuai prinsip syariah, tetapi juga keberlanjutan lingkungan. “Pariwisata halal masa depan menuntut kita untuk menggabungkan inovasi digital dengan tanggung jawab ekologis. Smart tourism bukan sekadar teknologi, tetapi cara baru memuliakan alam dan masyarakat lokal,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa riset kolaboratif antara dosen dan mahasiswa merupakan bagian dari komitmen FEBI dalam penguatan budaya akademik. “Kami ingin mahasiswa merasakan langsung atmosfer akademik internasional. Ini adalah ruang belajar penting untuk membangun kualitas riset dan wawasan global mereka,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota tim peneliti, Andi Kiki Patmawati, menyampaikan bahwa kawasan Takabonerate memiliki peluang besar dikembangkan sebagai destinasi halal berbasis konservasi. “Model yang kami tawarkan berfokus pada sinergi antara teknologi informasi, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian alam. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan kawasan atol,” tuturnya.

Para mahasiswa yang terlibat juga turut merasakan manfaat besar dari keterlibatan dalam konferensi internasional ini. Mereka menyebut pengalaman tersebut membuka wawasan baru dalam riset dan pengembangan pariwisata berbasis keberlanjutan.

Partisipasi FEBI dalam ICFBB 2025 memperkuat posisi IAIN Parepare sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan global, khususnya pada bidang ekonomi, keuangan, dan pariwisata halal. Melalui kolaborasi dosen dan mahasiswa, IAIN Parepare terus menghadirkan riset-riset strategis yang relevan dengan isu keberlanjutan dan inovasi digital. (mif)

di dalam Berita
Dosen Pariwisata Syariah Meraih Juara 3 Penghargaan Presenter Terbaik di ICFBB 2025