Humas IAIN Parepare ---- Peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak dimaknai sebatas peristiwa historis dan ritual keagamaan semata, melainkan sebagai momentum refleksi untuk terus bergerak dan meningkatkan kualitas diri dalam kehidupan, khususnya di lingkungan akademik.
Hal tersebut disampaikan Direktur Pascasarjana IAIN Parepare, Dr. H. Islamul Haq, Lc., M.H., saat dimintai pandangannya, Kamis (15/1/2026) tentang peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 16 Januari 2026
Menurutnya, peristiwa Isra dan Mi’raj merupakan kejadian luar biasa yang tidak dapat dijangkau oleh akal manusia. Karena itu, Allah SWT mengawali kisah Isra dan Mi’raj dalam Al-Qur’an dengan lafaz Subhānalladzī, sebagai bentuk penegasan atas kemahasucian dan kekuasaan-Nya.
“Para ulama menyebut peristiwa ini sebagai ta‘jīzul ‘uqūl ‘an idrākihā, yakni akal manusia tidak mampu menjangkau hakikat peristiwa Isra dan Mi’raj. Namun yang paling penting bukan pada rasionalitasnya, melainkan hikmah yang bisa kita ambil,” ujar Islamul Haq.
Ia menjelaskan, kata Isra’ bermakna memperjalankan, yang mengandung pesan agar manusia terus bergerak dan tidak stagnan dalam kehidupan. Dalam konteks akademik, hal ini berarti sivitas akademika harus terus produktif, aktif menulis, meneliti, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.
“Islam tidak mengajarkan kemalasan. Kita dituntut untuk terus bergerak dan berikhtiar. Bahkan Umar bin Khattab pernah menegur orang yang hanya berdiam diri tanpa usaha, karena langit tidak akan menurunkan hujan emas dan perak,” tegasnya.
Sementara itu, kata Mi’raj yang berarti naik atau meningkat, lanjut Islamul Haq, mengajarkan pentingnya peningkatan kualitas diri secara berkelanjutan. Baik dalam aspek ibadah, sosial, maupun capaian akademik.
“Jika hari ini lebih baik dari kemarin, itulah orang yang beruntung. Prinsip peningkatan ini harus menjadi budaya di Pascasarjana dan di seluruh lingkungan IAIN Parepare, termasuk dalam peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah,” jelasnya.
Ia berharap, peringatan Isra dan Mi’raj dapat menjadi energi spiritual bagi sivitas akademika IAIN Parepare untuk memperkuat keimanan, etos kerja, serta komitmen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat dan bangsa. (tsf).
Editor : Suherman