Skip ke Konten

IAIN Parepare Fasilitasi Bimtek PDSS bagi Sekolah se-Sulsel, Kuota 2.500 Maba

28 Januari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) bagi sekolah menengah se-Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Laboratorium Terpadu IAIN Parepare pada, Rabu (28/01/2026) ini bertujuan untuk memastikan kelancaran proses Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tahun 2026.

Peserta bimtek merupakan Kepala Sekolah dan Operator sekolah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, mulai dari Kota Parepare, Pinrang, Sidrap, Enrekang, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Bone, Gowa, hingga Sinjai. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme sekolah dalam mengawal masa depan siswa melalui integrasi data yang akurat.

Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pimpinan sekolah, guru, serta seluruh mitra pendidikan yang selama ini konsisten mendukung dan membersamai IAIN Parepare dalam upaya mencerdaskan putra-putri bangsa.

“Dukungan dan sinergi dari Bapak dan Ibu sekalian sangat berarti bagi kami. Tanpa kerja sama yang baik antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan, program-program pendidikan tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.

Prof. Hannani juga menambahkan bahwa IAIN Parepare saat ini siap menampung hingga 2.500 mahasiswa baru pada tahun akademik berjalan. Namun demikian, ia mengungkapkan bahwa dalam tiga tahun terakhir jumlah pendaftar masih berada pada kisaran 1.500 orang.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan masih adanya tantangan dalam meningkatkan minat lulusan SMA dan Madrasah Aliyah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah kecenderungan sebagian lulusan memilih langsung bekerja karena adanya tawaran pekerjaan dengan gaji besar di kawasan industri.

“Fenomena ini menjadi tantangan bersama. Padahal, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambahnya.



Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Parepare, H. Saepudin, menekankan pentingnya peran sekolah dalam memastikan validitas data siswa yang diinput dalam sistem PDSS.

“Ketepatan, keakuratan, dan kejujuran dalam pengisian PDSS merupakan tanggung jawab kita bersama karena data tersebut menjadi dasar utama penilaian prestasi siswa dalam seleksi nasional,” jelasnya.

Melalui kegiatan bimtek ini, IAIN Parepare berkomitmen memberikan pendampingan teknis kepada sekolah guna meminimalkan kesalahan penginputan data serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab terkait kendala teknis pengisian PDSS.

IAIN Parepare berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan peserta didik, sekaligus mendukung suksesnya proses seleksi nasional masuk perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel. (aen/mif)

di dalam Berita
Rektor IAIN Parepare: Maksimalkan Pelayanan dan Lakukan Evaluasi Berjenjang