Humas IAIN Parepare — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mengikuti kegiatan Koordinasi dan Bimbingan Teknis SSE UM-PTKIN 2026 yang dilaksanakan pada Selasa–Kamis (19-21/05/2026), di The Grand Platinum Hotel.
Kegiatan ini dihadiri oleh Penanggung Jawab Sistem Seleksi Elektronik (SSE) dan Penanggung Jawab Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Dari IAIN Parepare hadir Penanggung Jawab SSE, Ir. Sufyaldy, S.Kom., M.Kom., serta Penanggung Jawab TIK, H. Ade Musytahun Wahid, S.Si., M.M..

Kegiatan dibuka oleh Ketua Panitia Nasional UM-PTKIN 2026, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., dilanjutkan sambutan Wakil Ketua Forum Rektor PTKIN, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.. Selanjutnya, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., memberikan arahan terkait pentingnya integritas dan kualitas pelaksanaan SSE UM-PTKIN.
Dalam arahannya, Prof. Amien Suyitno menekankan bahwa pelaksanaan SSE UM-PTKIN harus menjamin proses seleksi yang transparan, objektif, dan akuntabel. Ia juga mengingatkan seluruh panitia PTKIN untuk memastikan keamanan sistem, kesiapan infrastruktur teknologi, serta kebaruan soal ujian berbasis sistem guna meminimalkan potensi pelanggaran dan menjaga kredibilitas seleksi nasional. Selain itu, seluruh PTKIN diminta memperkuat koordinasi dan respons cepat terhadap kendala teknis demi memberikan pelayanan terbaik kepada peserta ujian.
Materi lainnya disampaikan oleh Prof. Dr. H. Zulfahmi, S.Ag., M.Ag., Ph.D terkait jaminan mutu PTKIN dalam pelaksanaan seleksi nasional berbasis elektronik.
Selama kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda strategis, mulai dari koordinasi nasional pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026, bimbingan teknis sistem SSE, simulasi pelaksanaan ujian dan penanganan kendala teknis, sinkronisasi pelaksanaan SSE di PTKIN, hingga penyusunan tindak lanjut pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026. Pembahasan juga mencakup pedoman pelaksanaan, petunjuk teknis, aplikasi SSE, tata tertib ujian, serta kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing PTKIN.

Penanggung Jawab SSE IAIN Parepare, Ir. Sufyaldy, S.Kom., M.Kom., mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi dan kesiapan seluruh PTKIN dalam menghadapi pelaksanaan UM-PTKIN 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pembaruan terkait sistem, prosedur, dan penanganan teknis pelaksanaan SSE. Koordinasi nasional seperti ini menjadi langkah penting agar pelaksanaan ujian dapat berjalan optimal, aman, dan terstandar di seluruh PTKIN,” ujarnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab TIK IAIN Parepare, H. Ade Musytahun Wahid, S.Si., M.M., menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur teknologi menjadi fokus utama dalam pelaksanaan SSE tahun ini.
“Kami akan memastikan kesiapan sistem, jaringan, perangkat ujian, hingga dukungan teknis di lapangan agar pelaksanaan SSE UM-PTKIN di IAIN Parepare berjalan lancar dan minim kendala,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa uji coba nasional SSE UM-PTKIN akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026 dengan melibatkan panitia, pengawas ruang, dan pengawas TIK menggunakan soal dummy. Adapun pelaksanaan ujian SSE UM-PTKIN dijadwalkan berlangsung pada 8–14 Juni 2026 di seluruh PTKIN se-Indonesia.
Melalui kegiatan koordinasi dan bimbingan teknis ini, IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan seleksi nasional yang profesional, transparan, dan berkualitas.