Humas IAIN Parepare – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Rapat Koordinasi Program Kerja dan Laporan Kegiatan guna memperkuat sinergi di bidang kemahasiswaan, Kamis (5-3-2026). Kegiatan yang berlangsung di area Fly Over Rektorat ini menghadirkan pimpinan dari Tim Perencana, Tim Keuangan, serta Satuan Pengawas Internal (SPI) untuk memberikan arahan kepada para pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) terkait tata kelola penggunaan anggaran negara.
Pada sesi awal, Ketua Tim Perencana, Syarifuddin, memaparkan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) serta rincian pagu yang dialokasikan kepada masing-masing Ormawa. Menurutnya, besaran anggaran tersebut menjadi dasar bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja selama satu periode kepengurusan. Karena itu, setiap organisasi diharapkan mampu memaksimalkan sumber daya yang tersedia untuk mendukung prestasi mahasiswa sekaligus pengembangan institusi.
Sementara itu, Ketua Tim Keuangan, Nur Nahdiyah, menekankan pentingnya perencanaan program yang matang agar tidak terjadi revisi anggaran secara berulang. Ia mengingatkan mahasiswa untuk menyesuaikan setiap kegiatan dengan pagu yang telah ditetapkan sejak awal. “Pikirkan dengan matang program yang akan dimasukkan. Jangan sampai ada perubahan mendadak saat pelaksanaan yang akhirnya memerlukan revisi anggaran terus-menerus,” ujarnya. Meski demikian, ia memastikan pihak keuangan tetap terbuka memberikan layanan konsultasi terkait proses pencairan anggaran selama jam kerja.
Dari aspek pengawasan, perwakilan Satuan Pengawas Internal (SPI), Andi Ayu Frihatni, menegaskan pentingnya ketepatan penyusunan dan pengumpulan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ). Ia menjelaskan bahwa SPI menjadi pihak yang pertama menghadapi proses pemeriksaan dari lembaga pengawas seperti BPKP, Inspektorat, hingga BPK terkait penggunaan dana kegiatan mahasiswa.
“Pemeriksa tidak melihat apakah kegiatan itu dilaksanakan atau tidak. Yang mereka lihat adalah LPJ-nya. Jika anggaran sudah dicairkan tetapi tidak ada laporan pertanggungjawaban, maka itu bisa dianggap sebagai penyalahgunaan uang negara,” tegasnya.
Rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, M. Ali Rusdi, ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Seluruh arahan dalam pertemuan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi Ormawa IAIN Parepare agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan lancar secara operasional sekaligus tertib secara administratif dan hukum.
Penulis: Irmawati
Editor: Suhartina