Skip ke Konten

Ismail Cawidu Paparkan Pentingnya Keterbukaan Informasi dan Perlindungan Data di IAIN Parepare

27 Februari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Kuliah Umum yang menghadirkan narasumber utama, H. Ismail Cawidu, Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kebijakan Publik, Media dan Pengembangan SDM pada, Kamis (26/02/2026). Acara yang dilaksanakan di aula kampus ini dihadiri oleh seluruh civitas academica IAIN  Parepare dengan antusiasme tinggi untuk mendalami strategi komunikasi dan pelayanan informasi di era digital.

Memasuki sesi materi, H. Ismail Cawidu menyampaikan kuliah umum bertajuk "Peningkatan Pelayanan Informasi Publik di Lingkungan PTKIN". Ia menegaskan bahwa sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2008, perguruan tinggi memiliki tugas utama untuk memberikan pelayanan informasi publik yang transparan. "Pelayanan informasi publik adalah filosofi rumah kaca, di mana masyarakat berhak mengetahui kiprah lembaga, salah satunya melalui media komunikasi sosial," jelas Ismail dalam paparannya.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail Cawidu juga menyinggung tantangan ruang digital Indonesia yang masih menghadapi ancaman hoaks, judi online, dan rendahnya indeks kecakapan digital. Ia mengingatkan seluruh civitas academica untuk berhati-hati terhadap jejak digital yang bersifat abadi. "Hati-hati menyebarkan informasi, baik narasi maupun foto, karena berpotensi disalahgunakan. Sebarkanlah informasi yang mendidik sebagai amal jariyah kita di dunia maya," tegasnya.

Lebih lanjut, narasumber memaparkan implikasi penting dari UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) di lingkungan kampus. Ia menekankan bahwa pimpinan perguruan tinggi wajib melindungi data mahasiswa dan dosen dari akses ilegal serta menyediakan mekanisme pemenuhan hak subjek data. Hal ini sangat krusial mengingat target Menteri Agama pada tahun 2026 adalah meningkatkan jumlah PTKIN yang meraih penghargaan sebagai Badan Publik "Informatif" sebesar 50 persen.

Kuliah umum ini juga menjadi ajang evaluasi berbasis teknologi, di mana Ismail menampilkan perspektif kecerdasan buatan (AI) mengenai performa IAIN Parepare yang masuk dalam 10 besar PTKIN terbaik versi SINTA 2025. Penggunaan data ini bertujuan memotivasi dosen dan tenaga kependidikan untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi agar tetap kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi penyerahan cendera mata dari Rektor kepada H.  Ismail Cawidu sebagai tanda apresiasi atas ilmu yang dibagikan.

Penulis: Irmawati

Editor: Mifda Hilmiyah

di dalam Berita
IAIN Parepare Gelar Kuliah Umum Bersama Staf Khusus Menteri Agama