Skip ke Konten

Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat IAIN Parepare Turut Andil dalam Perumusan Juknis PkM Diktis 2026

6 Desember 2025 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare--Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Dr. Musmulyadi, M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Program Litapdimas Penguatan Program Bantuan Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Aston Bekasi, pada tanggal 02-04 Desember 2025.

Rakornas tersebut mempertemukan seluruh pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Kepala Pusat Penelitian, dan Kepala Pusat Pengabdian dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Indonesia. Fokus utama forum adalah perumusan perencanaan dan penguatan strategi implementasi program bantuan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk Tahun Anggaran 2026.

Dr. Musmulyadi mengungkapkan bahwa partisipasi IAIN Parepare dalam forum ini sangat penting untuk menyerap informasi kebijakan terbaru sekaligus berkontribusi langsung dalam perumusan kebijakan tersebut.


"Rakornas ini menjadi wadah untuk menyelaraskan program kerja LP2M se-Indonesia agar lebih terarah dan berdampak optimal. Kami berdiskusi mengenai proyeksi dana, target luaran, serta inovasi program yang akan diimplementasikan pada tahun 2026," jelas Dr. Musmulyadi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Pusat PKM IAIN Parepare mendapat amanah untuk terlibat aktif sebagai anggota Tim Penyusun Petunjuk Teknis (Juknis) Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026.

Keterlibatan Dr. Musmulyadi dalam tim perumus Juknis ini menegaskan pengakuan atas kapasitas IAIN Parepare dalam pelaksanaan program pengabdian. Melalui kontribusi ini, IAIN Parepare turut menentukan arah dan standar pelaksanaan PKM yang akan menjadi pedoman bagi seluruh PTKI di Indonesia.

"Kami berkomitmen memberikan masukan terbaik agar Juknis PkM 2026 yang dihasilkan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong inovasi program pengabdian yang inklusif di berbagai daerah," tutupnya. (nng/aen/hyn)


di dalam Berita
Zikir dan Puisi untuk Negeri, Jeda Spiritualitas KH. D. Zawawi Imron di IAIN Parepare