Skip ke Konten

Latihan Gabungan KSR-PMI Unit 01 IAIN Parepare Digelar, Perkuat Kapasitas Relawan Kemanusiaan

20 Desember 2025 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare — Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit 01 IAIN Parepare menyelenggarakan Latihan Gabungan (Latgab) yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 19 sampai 21 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus IAIN Parepare dan kawasan Ladoma, dengan acara pembukaan yang dipusatkan di Aula Serbaguna IAIN Parepare pada Jumat sore pukul 15.00 WITA, Jumat (19/12/25).

Latihan Gabungan tahun ini mengangkat tema “Humans and Forests”, yang menekankan pentingnya relasi manusia dengan alam, khususnya dalam konteks kebencanaan, kemanusiaan, dan pelestarian lingkungan. Tema ini dipilih sebagai respon atas meningkatnya risiko bencana alam, terutama di wilayah Sulawesi Selatan yang memiliki karakter geografis rawan bencana.

Ketua Panitia Pelaksana, Abd Wahid Syarifuddin, dalam laporannya menyampaikan kegiatan Latihan Gabungan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas relawan KSR-PMI, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan lapangan, maupun penguatan mental dan solidaritas kemanusiaan.

Ia menegaskan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari BASARNAS Kota Parepare, serta melibatkan peserta dari berbagai kampus lain, sehingga menjadi wadah pembelajaran bersama dan penguatan jejaring relawan lintas institusi.

“Latihan Gabungan ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan rutin organisasi, tetapi sebagai sarana pembentukan karakter relawan yang tangguh, peduli lingkungan, dan siap diterjunkan dalam situasi darurat,” ujar Abd Wahid dalam laporannya.

Sementara itu, Darlisa, selaku Komandan KSR-PMI, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian latihan dengan serius dan penuh tanggung jawab, mengingat materi yang diberikan berkaitan langsung dengan kesiapsiagaan bencana dan keselamatan di lapangan.

“Latihan ini menjadi ruang belajar bagaimana relawan mampu bertahan dan bertindak dalam kondisi alam terbuka, khususnya survival di hutan, sekaligus melatih kedisiplinan, kekompakan, dan kepemimpinan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III IAIN Parepare Muhammad Ali Rusdi Bedong dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberadaan relawan kemanusiaan di lingkungan perguruan tinggi. Ia menyampaikan wilayah Sulawesi Selatan termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, sehingga keberadaan relawan terlatih menjadi kebutuhan strategis.

Wakil Rektor III juga menitipkan pesan agar mahasiswa relawan KSR-PMI dapat menjadikan klinik kampus sebagai ruang pengabdian sehari-hari, tidak hanya dalam momentum kegiatan tertentu, tetapi sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan yang berkelanjutan. Selain itu, ia mengingatkan seluruh panitia dan peserta agar memperhatikan mitigasi risiko selama kegiatan berlangsung, demi menjamin keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian latihan.

“Kegiatan ini sangat mulia, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas. Setiap aktivitas harus direncanakan dengan baik dan memperhatikan aspek mitigasi risiko,” tegasnya.

Melalui Latihan Gabungan ini, KSR-PMI Unit 01 IAIN Parepare diharapkan mampu mencetak relawan-relawan muda yang tidak hanya sigap dalam merespons bencana, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis, semangat pengabdian, serta kesiapan untuk terlibat aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan di tengah masyarakat.(*aen/hyn)

di dalam Berita
Tim KPPN Parepare Berikan Materi Evaluasi Pelaksanaan Anggaran, Forum Monev Jadi Ruang Curhat