Humas IAIN Parepare - Mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadan di Pesantren Hidayatullah, Kota Parepare, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 75 santri yang merupakan anak-anak binaan pesantren tersebut.
Program ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan yang bertujuan memperkuat pembinaan keislaman, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menghadirkan pengalaman Ramadan yang edukatif dan menyenangkan bagi para santri. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS.
Ketua panitia kegiatan, Muh. Fatahillah, menjelaskan bahwa Pesantren 1000 Cahaya Ramadan dirancang dengan konsep edukatif dan interaktif agar para santri dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap adik-adik santri dapat merasakan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan, sekaligus memperoleh motivasi serta pembelajaran yang bermanfaat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dimulai setelah salat zuhur dengan tadarrus Al-Qur’an bersama sebagai pembuka acara. Selanjutnya, para peserta diajak menyaksikan film motivasi yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar serta membangun karakter positif pada diri para santri.
Suasana kegiatan semakin meriah melalui pelaksanaan kuis Islami dan berbagai permainan edukatif yang melibatkan seluruh peserta. Aktivitas tersebut tidak hanya menghadirkan suasana yang menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mempererat kebersamaan di antara para santri.
Sebagai penutup, seluruh peserta dan panitia melaksanakan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pada kesempatan tersebut, panitia juga menyerahkan bingkisan kepada para santri sebagai bentuk kepedulian sosial.
Wakil Rektor III IAIN Parepare, Dr. M. Ali Rusdi turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Pesantren 1000 Cahaya Ramadan merupakan wujud nyata kepedulian mahasiswa dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak di lingkungan pesantren.
Ia menilai kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi para santri, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kepemimpinan, empati sosial, serta tanggung jawab sebagai generasi intelektual.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk berbagi dan menebarkan kebaikan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa BCB IAIN Parepare berharap dapat terus menghadirkan program-program sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian selama bulan suci Ramadan.
Penulis : Irmawati
Editor : Sry Rahayu Andira