Humas IAIN Parepare --- Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, menerima penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Umat Beragama kategori Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Tertinggi sejak Survei 2015. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Kementerian Agama dalam memelihara dan merawat kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Penganugerahan Indoposco, yang diterima oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pengembangan SDM, Media, dan Komunikasi Publik, Ismail Cawidu, mewakili Menteri Agama. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Perayaan HUT ke-5 Indoposco yang mengusung tema “Kepak Membawa Dampak”.
“Terima kasih kepada keluarga besar Indoposco yang telah menganugerahkan penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Umat Beragama di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada beliau, artinya Indoposco sejatinya telah ikut berpartisipasi langsung dalam memelihara dan merawat kerukunan umat beragama,” ujar Ismail Cawidu di Jakarta, Selasa, seperti yang kutip dari www.kemenag.go.id.

Foto : Stafsus Bidang Komunikasi dan Kebijakan Publik Ismail Cawidu saat mewakili Menag dalam menerima penghargaan sebagai Tokoh Kerukunan Umat Beragama.
Ismail Cawidu juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga harmoni dalam keberagaman.
“Mari kita jaga dan terus merawat kerukunan umat beragama di Indonesia dengan cara memelihara rasa persaudaraan sesama anak bangsa, saling menghormati, serta menjunjung tinggi ajaran agama dan keyakinan masing-masing,” ajaknya.
Penghargaan ini didasarkan pada hasil Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang mencatat skor 77,89, angka tertinggi dalam sebelas tahun terakhir sejak survei dilakukan pada 2015. Survei tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Agama bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia.
Capaian tersebut menegaskan keberhasilan Indonesia dalam menjaga kerukunan di tengah kemajemukan agama, sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan masyarakat dalam membangun relasi yang harmonis antarumat beragama.
Menanggapi penghargaan tersebut, Rektor IAIN Parepare, Prof. Dr. Hannani, M.Ag, menilai Menteri Agama sangat layak menerima apresiasi tersebut.
“Beliau, Gurutta Prof. Nasaruddin Umar, pantas menerima penghargaan Tokoh Kerukunan Umat Beragama. Beliau memiliki kontribusi dan rekam jejak yang panjang dalam menciptakan, menjaga, dan merawat kerukunan serta cinta damai antarumat beragama di Indonesia, baik sebelum maupun setelah menjabat sebagai Menteri Agama,” ungkap Prof. Hannani saat dihubungi, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, kepemimpinan Menteri Agama tidak hanya kuat secara kebijakan, tetapi juga ditopang oleh keteladanan personal dan pendekatan keagamaan yang moderat, inklusif, dan menyejukkan.
“Keteladanan inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun Indonesia yang damai, rukun, dan berkeadaban di tengah keberagaman,” pungkasnya.
Editor : Suherman