Humas IAIN Parepare- IAIN Parepare menyelenggarakan Rapat Kerja Program dan Anggaran Tahun 2026 di Hotel Ratih, Polewali Mandar, Kamis malam (11/12/2025). Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, memberikan arahan sebelum pemaparan para Wakil Rektor dan Kepala Biro AUAK IAIN Parepare.
Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa raker tahun ini telah tersusun lebih runut, dimulai dari rujukan Merit System hingga Renstra Institusi yang mengikuti arah Renstra Kementerian Agama. Ia menyebut bahwa Renstra Kemenag yang akan diresmikan dalam waktu dekat tidak akan banyak berubah sehingga dapat menjadi dasar perencanaan yang kuat.
Rektor mengapresiasi kerja LPM, fakultas, dan program studi yang telah menuntaskan Audit Mutu Internal (AMI). Tahun ini, tercatat 1.773 temuan AMI, jumlah yang jauh lebih besar dibanding tahun lalu yang hanya 400 temuan.
Menurut Rektor, temuan yang besar tersebut harus menjadi fokus utama dalam penyusunan program tahun 2026. Ia meminta tim perencana melakukan klasterisasi temuan, termasuk temuan ISO dan SPMI, agar intervensinya lebih efektif dan tidak membebani program studi satu per satu.
"Apabila temuan yang sama muncul di seluruh prodi, maka intervensi harus dilakukan di tingkat fakultas. Jika temuan serupa ditemukan di semua fakultas, maka langkah perbaikan harus diambil oleh institusi. Cara ini dinilai lebih efisien untuk menangani ribuan temuan secara terpadu," tutur Prof. Hannani.

Rektor juga menegaskan bahwa hanya temuan yang membutuhkan anggaran besar yang akan dirumuskan menjadi program khusus. Sementara temuan yang bersifat kegiatan rutin atau cukup ditangani melalui rapat, akan disesuaikan secara proporsional dalam penganggaran.
Ia mengingatkan bahwa pada tahun sebelumnya, sejumlah temuan tidak terintervensi karena kegiatan tidak disusun berdasarkan kebutuhan nyata. Mulai 2026, seluruh kegiatan wajib berbasis temuan dan mengikuti siklus PPEP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, dan Peningkatan).
Menutup arahannya, Prof. Hannani menekankan bahwa memasuki fase National Excellence tahun 2025, IAIN Parepare harus meningkatkan kualitas manajemen, pelayanan, SDM, dan keterserapan alumni, dengan target mampu melampaui standar UIN, termasuk mempersiapkan program studi yang kembali memasuki siklus reakreditasi. (aen/mif)