Humas IAIN Parepare- Institut Agama Islam Negeri Parepare menyambut hangat kehadiran Rektor Insitut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang beserta rombongan dalam rangka Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Fly Over, Gedung Rektorat lantai 3 IAIN Parepare, Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan kerja sama antarperguruan tinggi keagamaan negeri.
Rektor IAKN Kupang, I Made Suardana, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas sambutan hangat yang diberikan oleh IAIN Parepare. "Kami berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dari IAIN Parepare. Kami sangat bersyukur ada banyak hal yang dapat kami pelajari, baik pengalaman maupun penguatan kelembagaan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa IAKN Kupang saat ini berusia 18 tahun dengan perjalanan kelembagaan yang dimulai dari perguruan tinggi swasta, kemudian beralih status menjadi Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang pada 2012, hingga resmi menjadi IAKN Kupang pada 2020.
“Saat ini kami terus berbenah dan menargetkan penguatan kelembagaan secara bertahap, termasuk penguatan SDM, infrastruktur fisik dan nonfisik sebagai persiapan menuju alih bentuk menjadi universitas,” jelasnya.
Menurutnya, kunjungan ke berbagai perguruan tinggi, termasuk IAIN Parepare, merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperoleh pendampingan dan dukungan dalam penguatan kelembagaan baik itu penguatan SDM, infrastruktur fisik dan nonfisik.


Sementara itu, Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Rektor IAKN Kupang beserta rombongan. “Kami mengucapkan selamat datang di IAIN Parepare. Kami sangat terbuka untuk berbagi dan mendampingi kampus-kampus lain, terutama jika kebutuhannya disampaikan dengan jelas,” ungkapnya.
Prof. Hannani menegaskan bahwa kemitraan antarperguruan tinggi menjadi kebutuhan penting di tengah keterbatasan sumber daya. “Ke depan, kerja sama tidak hanya meliputi akademik, tetapi juga kemahasiswaan dan pemanfaatan pakar lintas kampus. Kalau SDM kita terbatas, maka kemitraan adalah solusinya,” tegasnya.
Ia juga berbagi pengalaman mengenai proses panjang IAIN Parepare dalam meraih akreditasi unggul yang dicapai melalui kerja keras dan kekompakan pimpinan. “Penguatan institusi itu kuncinya sederhana, pimpinan harus kompak dan bekerja di atas rata-rata. Dengan komitmen bersama, hasil maksimal insyaallah bisa dicapai,” jelasnya.
Melalui penandatanganan MoU ini, IAIN Parepare dan IAKN Kupang berharap kerja sama yang terjalin dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kolaborasi nyata yang berdampak langsung pada peningkatan mutu akademik, penguatan SDM, dan pengembangan kelembagaan kedua institusi. (aen/mif)