Skip ke Konten

Perkuat Akuntabilitas Kinerja melalui Monev Kinerja dan Bimtek LAKIP, IAIN Parepare Hadirkan Kepala Biro Ortala Kemenag

20 Desember 2025 oleh
Humas IAIN Parepare

Humas IAIN Parepare --- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare terus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas kinerja institusi melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja serta Bimbingan Teknis Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP). Kegiatan ini menghadirkan langsung Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama, Dr. Nur Arifin, M. Pd., sebagai narasumber, Sabtu (20/12/2025).

Kehadiran narasumber dari level pusat ini dinilai strategis dalam menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman pengelolaan kinerja di lingkungan IAIN Parepare. Materi yang dibawakan Kepala Biro Ortala Kemenag yaitu penguatan kebijakan sekaligus arah implementasi terbaru terkait Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).


Foto : Peserta mengikuti kegiatan monev kinerja dan bimtek Lakip dengan serius 

Dalam pemaparannya, Dr. Nur Arifin menegaskan bahwa Perjanjian Kinerja (PERKIN) dan Laporan Kinerja (LKj/LAKIP) bukan sekadar dokumen administratif. Keduanya merupakan instrumen strategis untuk memastikan setiap program dan kegiatan dilaksanakan secara berorientasi pada hasil (result oriented) serta berdampak nyata bagi organisasi.

Ia menekankan pentingnya pemahaman indikator kinerja secara utuh sejak tahap perencanaan. Menurutnya, perencanaan kinerja yang baik akan menentukan kualitas pelaksanaan dan pelaporan kinerja, sekaligus menjadi dasar dalam mengukur keberhasilan dan kegagalan program.

Lebih lanjut, Kepala Biro Ortala ini menjelaskan kerangka kebijakan kinerja di Kementerian Agama yang berlandaskan berbagai regulasi, mulai dari Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, hingga Peraturan Presiden tentang SAKIP. Seluruh regulasi tersebut menuntut adanya keterpaduan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa capaian kinerja Kementerian Agama tahun 2024 menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan nilai SAKIP kategori “BB” serta opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan kinerja berbasis sistem dan data mampu meningkatkan efektivitas serta efisiensi penggunaan anggaran.

Kepala Biro Ortala juga memaparkan prinsip-prinsip penyusunan Laporan Kinerja (LAKIP/LKj) yang berkualitas, yang mencakup aspek pemenuhan, kualitas, dan penerapan. Laporan kinerja diharapkan tidak hanya menyajikan data capaian, tetapi juga memuat analisis, evaluasi, serta rekomendasi sebagai dasar perbaikan kinerja berkelanjutan.


Foto : Kepala Biro Ortala Kemenag RI, Dr. Nur Arifin dan Rektor, Prof. Dr. Hannani foto bersama dengan paserta 


Melalui bimtek ini, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai alur penyusunan PERKIN, pelaporan kinerja triwulanan dan tahunan, serta mekanisme evaluasi kinerja yang dilakukan secara berjenjang. Penekanan diberikan pada pentingnya keselarasan antara sasaran strategis institusi dengan kinerja unit kerja hingga kinerja individu.

Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Parepare selaku penyelenggara menilai kegiatan monev kinerja dan bimtek LAKIP ini sangat strategis dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang akuntabel, transparan, dan berorientasi hasil di seluruh unit kerja.



Editor : Suherman

 

di dalam Berita
PRIMA FORBES IAIN Parepare Resmi Dibuka, Dorong Tumbuhnya Budaya Riset Mahasiswa