Skip ke Konten

Pascasarjana Gelar Rapat Akademik Bahas Penguatan Mutu dan Implementasi Kurikulum OBE

12 Februari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare- Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar rapat akademik pada, Kamis (12/02/2026), bertempat di Balai Seni IAIN Parepare. Rapat ini dilaksanakan sebagai agenda evaluasi semester sekaligus persiapan memasuki semester baru dengan membahas penguatan mutu akademik, tata kelola publikasi ilmiah, serta implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Rapat tersebut dihadiri oleh Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, Direktur Pascasarjana H. Islamul Haq, Wakil Direktur Pascasarjana, Sekretaris LPM, Sekretaris LP2M, serta seluruh dosen Pascasarjana.

Salah satu fokus utama rapat adalah penguatan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Dalam arahannya, Rektor IAIN Parepare, Prof. Hannani, menegaskan bahwa dosen perlu melakukan penyesuaian dan transformasi dalam metode pembelajaran agar selaras dengan prinsip OBE yang berorientasi pada capaian pembelajaran (learning outcomes).

Rektor juga menekankan pentingnya pengembangan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang terstruktur dan terukur sesuai kurikulum OBE. “RPS harus dirancang dengan memperhatikan keselarasan antara capaian pembelajaran, metode pengajaran, serta sistem evaluasi. Evaluasi pembelajaran diarahkan untuk mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa secara komprehensif, mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap akademik,” ujarnya.

Pendekatan pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, diskusi kritis, serta penelitian terapan menjadi bagian dari strategi yang didorong dalam implementasi kurikulum tersebut.

Rapat juga membahas pengembangan proyek pembelajaran sebagai instrumen pendukung implementasi OBE. Proyek pembelajaran diharapkan mampu menghasilkan luaran yang relevan dan terukur sesuai dengan capaian kompetensi mahasiswa.

Selain itu, disampaikan kebijakan pemberian penghargaan bagi dosen dan mahasiswa yang berhasil mempublikasikan karya ilmiah sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi akademik. Instrumen kode etik kelas virtual turut dibahas guna memastikan proses pembelajaran daring berjalan sesuai dengan prinsip profesionalisme dan integritas akademik.

Penegasan standar mutu menjadi perhatian utama dalam seluruh proses akademik, baik dalam pembelajaran maupun dalam publikasi ilmiah.

Dalam aspek publikasi ilmiah, ditegaskan bahwa setiap pengajuan karya ilmiah harus disertai Letter of Acceptance (LoA) dan diverifikasi oleh LP2M sebelum diakui sebagai luaran resmi. Kebijakan ini bertujuan menjaga validitas administrasi dan kualitas substansi publikasi.

Penggabungan perhitungan Kinerja Jurnal Mahasiswa (KJM) pada jenjang S1 dan S2 juga menjadi bagian dari evaluasi terpadu. Mahasiswa yang telah berhasil menerbitkan artikel ilmiah dinilai telah memenuhi salah satu indikator capaian akademik.

Terkait penerbitan buku mahasiswa, ditegaskan bahwa karya yang belum dapat diterbitkan umumnya disebabkan oleh substansi penulisan yang masih menyerupai tugas perkuliahan dan belum memenuhi standar publikasi ilmiah. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan substansi secara lebih mendalam agar karya yang diterbitkan benar-benar memiliki kualitas akademik dan layak memperoleh ISBN.

Direktur Pascasarjana, H. Islamul Haq, menyampaikan bahwa implementasi kurikulum OBE dan penguatan standar mutu memerlukan komitmen kolektif seluruh dosen. Koordinasi yang solid dan kesiapan perangkat pembelajaran menjadi kunci keberhasilan transformasi akademik tersebut.

Melalui rapat akademik ini, Pascasarjana IAIN Parepare menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan publikasi ilmiah secara berkelanjutan dalam menyongsong semester baru.

Penulis: Ardiansyah

Editor: Mifda Hilmiyah

di dalam Berita
Rapat Akademik FUAD, Fokus Maksimalkan Kurikulum OBE dan Kampus Berdampak