Skip ke Konten

Rektor IAIN Parepare: “Haram Hukumnya Alumni Menganggur, Jadilah Hero yang Bermanfaat”

14 Februari 2026 oleh
Humas IAIN Parepare
Humas IAIN Parepare ---- Rektor IAIN Parepare menyampaikan pesan inspiratif kepada para wisudawan dalam Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Wisuda Sarjana dan Magister yang digelar Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas capaian akademik yang telah diraih serta mengingatkan pentingnya memiliki visi besar setelah menyelesaikan studi.

Di hadapan para lulusan, orang tua, dan sivitas akademika, Rektor menekankan bahwa setiap orang pada hakikatnya adalah “hero”. Ia mengutip buku The Secret: Hero karya Rhonda Byrne yang menegaskan bahwa setiap individu memiliki misi rahasia yang mengantarkannya menuju kesuksesan.

Foto : Kasubag Akademik IAIN Parepare, Abd. Hamid mengikuti wisuda magister 

“Dalam buku itu ditegaskan bahwa kita semua adalah hero. Ada misi rahasia dalam diri kita. Coba tanyakan pada diri sendiri, apa yang kita kerjakan dengan penuh cinta, tanpa memikirkan keuntungan? Di situlah rahasia yang harus terus dikembangkan,” ungkapnya.


Rektor kemudian mengingatkan pentingnya memiliki mimpi besar. Ia secara langsung bertanya kepada para wisudawan, apakah mereka sudah memiliki mimpi yang jelas dan terarah setelah menyandang gelar sarjana dan magister. “Apakah sudah punya mimpi besar? Kalau belum, tentukan sekarang,” tegasnya.


Lebih jauh, ia menyampaikan pernyataan tegas bahwa “haram hukumnya alumni menganggur.” Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus menjadi agen perubahan, pencipta lapangan kerja, atau minimal berkontribusi aktif di tengah masyarakat.


Rektor juga menekankan bahwa setelah memiliki mimpi, langkah berikutnya adalah segera bertindak. “Setelah ada mimpi, langsung melangkah. Jangan hanya direncanakan,” pesannya. Ia mengingatkan agar para lulusan membayangkan mimpi mereka setiap hari, memperkuat keyakinan, serta tidak takut menghadapi rintangan.


“Semakin banyak rintangan, yakini itu adalah pelajaran. Jangan mengeluh. Rintangan adalah proses pendewasaan,” tambahnya.


Menurut Rektor, seorang hero harus memiliki tiga sikap utama, yakni berani, optimis, dan bersyukur. Tujuan menjadi hero, lanjutnya, bukan semata-mata mengejar materi, tetapi bagaimana menghadirkan manfaat dan maslahat bagi orang banyak.



Di akhir sambutannya, Rektor juga mengajak para orang tua untuk terus mendoakan dan mendukung langkah anak-anaknya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak lepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan orang tua.


Wisuda Tahap I Tahun 2026 ini diikuti sebanyak 417 wisudawan, dengan rincian Program Pascasarjana 95 orang, Fakultas Tarbiyah 135 orang, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) 45 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 99 orang, serta Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Islam (Fakshi) 43 orang.

Momentum ini menjadi titik awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk menapaki masa depan dengan semangat sebagai “hero” yang berani bermimpi, bertindak, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.



Kontributor : Tasrif

Editor : Suherman

di dalam Berita
Hamirullah, Lulusan Inspiratif yang Menyatukan Prestasi, Organisasi, dan Pengabdian